26.9.10

the right is always right ~

sudah begitu saja ?
berjalan menghimpit tembok , lantas duduk lemas di atas karpet hijau .
sudah begitu saja ?
melepaskan amarah , lantas menangis tersedu karena hampa .

sudah cukupkah baginya .
hasil yang sekarang harus diterima , jauh dari apa yang logikanya inginkan.
kecupan kening akan benar-benar menghilang sebentar lagi.
memandang garis wajah sayu dibalik punggung.
menyembunyikan dada bidang yang ia inginkan untuk membuang perih.

.tun-

25.9.10

-say it ! ..

belum bisa atau tidak ingin bisa .. ?
mahluk ini masih menggeliatkan badan , duduk termangu di ujung ranjang.
rambutnya terurai begitu saja , harapannya nihil ..
dan ini tak seharusnya jadi persoalan yang besar dan cukup membingungkan .
seharusnya ini gampang untuk terucapkan .

say it loud ! ..

bisikannya tak pernah didengar apalagi teriakan tangisnya .,
menampar ingin , menyeruak ke dalam hutan kota yang sama sekali tidak berujung .
waktunya sudah tak banyak , andai saja dunia memahamii ..
tembok merah sudah runtuh puluhan tahun lalu , tanpa sanggup untuk dibangun kembalii ,,

say it proud ! ..

tidak , itu mustahil ..
meneriakkannya pada secangkir kopi tak pernah bisa mencapai klimaks yang utuh ..
hanya separuh dari seperempat bagian .. dan hujan masih mengaliri punggungnya ..
dan sekarang mahluk ini tersungkur dibawah bantal dan meneriakkan kembali asanya yang tak pernah bisa terucap ..

maaf --